Anak Yatim, Dhuafa dan Anak Jalanan jadi Korban
HUBUNGAN yang tidak harmonis antara pengurus Yayasan Hijaiyah Bekasi
dengan DKM Masjid Raya At Tauhid, Perum Pesona Metropolitan membuat
puluhan anak yatim sengsara. Sebab, karena konflik tersebut mereka
diharuskan angkat kaki.
Kejadian tersebut membuat khawatir para penghuni Yayasan Hijaiyah.
Sebab, mereka tidak memiliki tempat lain untuk tinggal dan belajar.
Demikian dikatakan Pembina Yayasan Hijaiyah, Dede Hermawan.
’’Ini lahan pemerintah, yang bisa mengusir kami adalah pemerintah.
Bangunan ini pun sudah berdiri satu tahun. Dia (HM Muchlis) tidak bisa
mengusir kami, memangnya ini tanah miliknya. Kalau memang ada masalah
dengan saya, harusnya diselesaikan baik-baik, jangan bawa anak-anak.
Mereka anak-anak yang berprestasi banyak piala yang didapat saat lomba
mengaji di berbagai tingkatan,” katanya pada Radar Bekasi.
Dede tambah kesal, karena anak-anak yatim yang ingin menunaikan salat
tidak diperbolehkan. ’’Coba tanya marbotnya, anak-anak mau Salat Subuh
dimarahin. Kalau kaya gini kasian anak-anak kecil belum ngerti apa-apa,
akhirnya jadi takut salat di masjid,” ucapnya kecewa.
Masalah yang kian meruncing akhirnya membuat Wakil Wali Kota, Ahmad
Syaikhu turuntangan. Usai Salah Jumat kemarin, Syaikhu berusaha
mendamaikan dua belah pihak. Hadir dalam pertemuan tersebut Camat
Rawalumbu, Edi Sutardi dan Kapolsek Bekasi Timur. Namun sayangnya,
pertemuan tersebut tidak menghasilkan keputusan apa-apa.
’’Ini masalah pribadi yang merembet kemana-mana. Nanti akan
dipertemukan kembali oleh camat,” tandas Syaikhu seraya meninggalkan
lokasi lalu masuk ke mobil dinas.
Sementara, Ketua Dewan Masjid Raya At Tauhid, HM Muchilis tetap
bersikap keras. Bahkan dia mencaci maki Pembina Yayasan Hijaiyah, Dede
Hermawan di depan kapolsek serta camat. ’’Dia orang tidak benar, pengen
menguasai masjid, tidak berakhlak,” ujarnya.
Di tempat sama, Camat Edi Sutardi berharap masalah itu bisa segera
diselesaikan. ’’Nanti akan ada pertemuan kembali. Dan hari ini tidak ada
pengusiran, walaupun ketua dewan masjid mendesak untuk melakukan
pengusiran,” tegasnya. (cr22)
No comments:
Post a Comment